English Version | Home | Guest Book | Login
 
Tuesday, 07-September-2010 Thalasa, 28-Ramadan-1431
 

 
 
Share |
Home / Article / Jalan Sufi a Road to Allah


Jalan Sufi a Road to Allah 20 Article
Start
|<
Prev
<<
1 - 5 (of 20 articles) Next
>>
End
>|
Do'a bagi yang ingin kaya.
Submited by : admin on Wednesday, 10-February-2010

Ternyata, dari sekian do’a yang pernah diucapkan oleh Rasulullah saw, ada beberapa do’a yang meminta kaya atau jauh dari kemiskinan. Coba simak beberapa do’a berikut ini:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, kesucian diri, dan kekayaan.” Diriwayatkan oleh Muslim, Tirmidzi, dan Ibn Majah dari Ibn Mas’ud, Shahih. al-Jami’, as-Shaghir, 1275.

...baca selengkapnya (537 clicks)
Air Mata Pemadam Neraka
Submited by : dansa on Thursday, 10-September-2009

Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Bahwa tidak akan masuk neraka orang menangis karena takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya."

Dalam sebuah kitab Daqa'iqul Akhbar menerangkan bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat beratlah timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka. Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, "Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, barang siapa yang menangis karena takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepada-Mu."

Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka dengan berkat sehelai rambut yang pernah menangis karena takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut."

...baca selengkapnya (486 clicks)
Empat golongan manusia menurut Syekh Abdul Qadir Jailani
Submited by : irwan on Saturday, 18-July-2009

Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani, bahwa manusia itu dapat dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu :

  1. Manusia yang tidak mempunyai lisan dan hati, senang berbuat maksiat, menipu serta dungu. Berhati-hatilah terhadap mereka dan jangan berkumpul dengannya, karena mereka adalah orang-orang yang mendapat siksa.
  2. Manusia yang mempunyai lisan, tapi tidak mempunyai hati. Ia suka membicarakan tentang hikmah atau ilmu, tapi tidak mau mengamalkannya. Ia mengajak manusia ke jalan Allah Swt. tapi ia sendiri justru lari dari-Nya. Jauhi mereka, agar kalian tidak terpengaruh dengan manisnya ucapannya, sehingga kalian terhindar dari panasnya kemaksiatan yang telah dilakukannya dan tidak akan terbunuh oleh kebusukan hatinya.
  3. Manusia yang mempunyai hati, tapi tidak mempunyai ucapan (tidak pandai berkata-kata). Mereka adalah orang-orang yang beriman yang sengaja ditutupi oleh Allah Swt. dari makhluk-Nya, diperlihatkan kekurangannya, disinari hatinya, diberitahukan kepadanya akan bahaya berkumpul dengan sesama manusia dan kehinaan ucapan mereka. Mereka adalah golongan waliyullah (kekasih Allah) yang dipelihara dalam tirai Ilahi-Nya dan memiliki segala kebaikan. Maka berkumpullah dengan dia dan layanilah kebutuhannya, niscaya kamu juga akan dicintai oleh Allah Swt.
  4. Manusia yang belajar, mengajar dan mengamalkan ilmunya. Mereka mengetahui Allah dan ayat-ayat-Nya. Allah Swt. memberikan ilmu-ilmu asing kepadanya dan melapangkan dadanya agar mudah dalam menerima ilmu. Maka takutlah untuk berbuat salah kepadanya, menjauhi serta meninggalkan segala nasihatnya.
...baca selengkapnya (672 clicks)
Imam Al Ghazali - NASIHAT UNTUK PARA SALIKIN (PENCARI KEBENARAN) part 6 of 6
Submited by : irwan on Friday, 13-March-2009

NASIHAT UNTUK PARA SALIKIN (PENCARI KEBENARAN) part 6 of 6

Imam Al Ghazali

Wahai Anakku, saya telah menulis masalah ini untuk memenuhi kebutuhanmu. Kau harus melaksanakannya sebaik-baiknya. Janganlah kau melupakan saya di saat kamu berdo'a. Do'a yang kau minta dariku, carilah dalam kumpulan doa-doa yang shahih. Di bawah ini ada do'a yang baik kau baca seusai shalat wajib lima waktu. Do'a itu adalah sebagai berikut:

Allahumma inni as-aluka min an-ni'mah tamamuha, wamin al- 'ismah dawamuha, wamin ar-rahmah syumuluha, wamin al- 'afiyah husuluha, wamin al-'aysy argaduh, wamin al-'umur as'aduh, wamin al-ihsan atammuh, wamin al-'in'ami a'ammuh, wamin al-fadl a'zabuh, wamin al-lutfi aqrabuh.
Allahumma kun lana wala takun 'alayna, allahumma ikhtam bi as-sa'adah ajalana, wahaqqiq bi az-ziyyadah amalana, wa aqrin bi al' 'afiyah guduwwana wa asalana, wa ij'al ila rahmatika masirana wa maalana, wa asbib sijala 'afuwwik 'ala zunubina, wamunna 'alayna bi islahi 'uyubina, wa ij'al at-taqwa 'zadana, wafidinika ijtihadana, wa 'alayka tawakkulana wa i'timaduna.
Allahumma sabbitna 'ala nahj al- istiqamah, wa a'izna fi ad-dunya min mujibat an-nadamah yawm al-qiyamah, wa khaffif 'anna saql al-awzar, wa urzuqna 'aysyah al-abrar, wa akfina wa asrif 'anna syarr al-asyrar, wa a'tiq riqabana wa riqabi abaina wa ummahatina wa ikhwanana wa akhawatina min an-nar bi rahmatika ya 'Aziz ya Gaffar, ya Karim, ya Sattar, ya 'Alim, ya Jabbar, ya Allah, ya Allah, ya Allah bi rahmatika ya Arham ar-Rahimin, La ilaha illa Anta Subbanaka inni kuntu min az-Zalimin, wa salla Allah 'ala sayidina Muhammad wa alihi wa sahbih ajma'in. Wa al-hamd li Allah Rabb al-'alamin.

"Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepadaMu kenikmatan yang sem ...baca selengkapnya (554 clicks)

Imam Al Ghazali - NASIHAT UNTUK PARA SALIKIN (PENCARI KEBENARAN) part 5 of 6
Submited by : irwan on Friday, 13-March-2009

NASIHAT UNTUK PARA SALIKIN (PENCARI KEBENARAN) part 5 of 6

Imam Al Ghazali

Wahai Anakku, saya menasihatimu dengan delapan hal dan terimalah agar ilmumu tidak menjadi musuhmu di hari kiamat. Empat dari delapan nasihat itu kau harus kerjakan dan empat lainnya harus kau tinggalkan.

Empat Hal yang Harus Ditinggalkan

Adapun empat hal yang harus kau tinggalkan adalah sebagai berikut.

  1. Meninggalkan perdebatan sedapat mungkin dan/atau menegakan hujah (alasan) bagi setiap orang yang menyebutkan suatu permasalahan, karena dalam hal ini mengandung banyak tanda, di mana dosanya lebih banyak dari pada manfaatnya. Mengapa dosanya lebih hanyak, karena hal itu menjadi sumber bagi setiap akhlak yang jelek, seperti riya, hasud, sombong, dendam, permusuhan dan ujub.
    Memang benar seandainya muncul suatu masalah antara dirimu dengan seseorang atau sekelompok orang, sedangkan kau bermaksud mempertegas dan memenangkan kebenaran, sehingga kebenaran tidak tersia-sia, maka kau boleh membahas dan mendiskusikannya, Akan tetapi, hal ini pun harus memiliki dua tanda:
    pertama engkau tidak mengubah sikap dan tidak membeda-bedakan antara apakah kebenaran itu muncul dari lidahmu atau teman diskusimu, Bahkan engkau akan merasa senang bila ternyata bila kebenaran itu justru tersingkap dari teman diskusimu. Sebab penerimaannya terhadap apa-apa yang bersumber dari dirinya akan lebih mudah diterima olehnya daripada apa yang bersumber darimu.
    kedua diskusi di tempat yang sunyi lebih kau sukai daripada di tempat umum yang ramai. Jika kau mengatakan suatu masalah dan kau tahu bahwa kebenaran berada dipihakmu sementara dia mencemoohkan atau melecehkan, berhati-hatilah menegakan hujah dihadapannya. Tinggalkanlah dia sebab tidak ada faedah bersamanya, justru kau akan mendapat faedah bila meninggalk ...baca selengkapnya (597 clicks)
Start
|<
Prev
<<
1 - 5 (of 20 articles) Next
>>
End
>|
   

Pondok Pesantren Al Quran AL Falah I
Jl. Kapten Sangun 6 Cicalengka, Bandung 40395 Indonesia
Phone : +62 (22) 794 9232, +62 (22) 7072 1632, Fax : +62 (22) 794 8748

Pondok Pesantren Al Quran AL Falah II
Jl. Raya Nagreg Km 38 Pamucatan Nagreg, Bandung 40397 Indonesia
Phone : +62 (22) 795 1035, +62 (22) 795 1192, Fax : +62 (22) 794 1014

Sitemap | Term of Use | Netiquete



There are currently 0 user and 6 guest that are online online
powered by e-mushaf ®
Copyright © 2008 by Irwan Winardi